selamat datang di blog fahrul punya

kelelawar

Sabtu, 13 Juli 2013

GANJA ATAU MARIYUANA


Jenis narkoba lainnya yang sering dikonsumsi manusia adalah ganja yang juga disebut mariyuana. Manusia telah mengenal ganja sejak berabad-abad, baik sebagai barang yang mempunyai nilai ekonomi karena menghasilkan serat, atau karena uapnya yang menimbulkan kesenangan.
     Hingga kini telah banyak manusia yang ketagihan ganja. Menurut pemakainya, ganja bisa mendatangkan sensasi dan kenikmatan. Tapi,ganja juga banyak efek negatif nya, baik dalam aspek fisik,psikologis,dan sosial.Misalnya memunculkan rasa gembira tanpa sebab (aneh,bukan?), halusinasi, jantung bedebar, dan mulut kering.
    Daun ganja yang telah dikeringkan biasanya mirip dengan tembakau. Daun ganja dinikmati dengan cara dilinting dan dihisap layaknya menghisap rokok. Selain daunnya, biji ganja bisa menghasilkan minyak ganja. Memakainya antara lain dengan cara mengoleskan dan meneteskannya ke rokok.Efeknya sama dengan menghisap rokok ganja.

Senin, 01 April 2013

EKSTASI DAN SABU-SABU

       
 Ekstasi dan sabu-sabu merupakan bagian  atau turunan  dari amfetamin . Amfetamin adalah salah satu di antara sekian banyak jenis narkoba yang sering di konsumsi para pecandu narkoba di tanah air. Amfetanin merupakan jenis obat-obatan stimulan yang daya kerjanya merangsang sistem saraf pusat.
        Amfetamin biasanya dikonsumsi dengan cara dibakar lalu asapnya dihirup atau ditelan dalam bentuk tablet. Seseorang mengonsumsi amfetamin ,secara umum, akan mengalami gejala fisik, psikologis, dan sosial. Gejala fisiknya , misalnya: jantung berdebar-debar, pupil mata melebar, tekanan darah naik, keringat berlebihan, rasa kedinginan, mual, dan muntah. Gejala psikologis dan sosialnya , misalnya: Hiperaktif, rasa bergembira dan bersemangat yang aneh, banyak bicara tapi tidak terarah (ngglambyar), paranoia, halusinasi, merasa diri hebat dan super, agresif, gangguan dalam menilai realitas, dan sebaginya.
     

Sabtu, 08 Desember 2012

INDONESIA PASAR POTENSIAL NARKOBA


Indonesia sebagai salah satu negara di dunia yang sangat padat penduduknya, tentu saja merupakan pasar potensial narkoba.Cukup banyak warga negara asing berkeliaran di Indonesia dan menjadi pengedar narkoba kelas kakap. Sebagian kecil diantara nya telah di tangkap, tapi sebagian besar lainnya tampak masih beroprasi secara leluasa. Jualan dan bisnis narkoba merupakan kerja yang lumayan menggiurkan. Menjual narkoba nampak nya tidak terlalu susah, dan untung nya sangat lumayan.
   Orang yang sudah kecanduan narkoba, biasa nya sangat sulit keluar dari pusarannya. Segala macam cara ditempuhnya agar bisa mendapat kan narkoba. Bahkan pada beberapa orang yang taraf kecanduannya sudah sangat akut, bermain-main dengan kematian pun akan di tempuh dan di laluinya, asal bisa mendapatkan narkoba. Para pecandu dan para pemakai baru (the new-comer) di dunia narkoba merupakan pembeli yang sangat potensial. Tidak heran, peredaran dan pasar gelap narkoba di tanah air terus saja meningkat dan meluas.
   Di Indonesia dan berbagai belahan lainnya, narkoba telah menjangkiti segala lapisan masyarakat, terutama generasi muda. Keberadaan narkoba mengancam hari depan umat manusia, di samping penyakit ganas (akut) lainnya adalah korupsi. Dari waktu kewaktu narkoba mengalami peningkatan, baik dari aspek kualitas maupun kuantitasnya.
   Jnis-jenis narkoba tertentu bisa menciptakan suasana dan perasaan semu,semacam : sedih, gembira, takut, berani, bergairah, dan masih banyak lagi. jadi efeknya lumayan revolusioner. Suasana hati dan perasaan seseorang bisa dikondisikan sedemikian rupa tergantung apa maunya.
Ada banyak sekali jenis narkotika, psikotropika, alkohol, minuman keras, dan bahan-bahan berbahaya lain nya.

NARKOBA BAHAYA DAN PENANGGULANGAN NARKOBA

NARKOBA DAN MASA DEPAN BANGSA
 



Sejarah narkoba (narkotika dan obat-obatan berbahaya) mungkin sudah setua umur manusia. Dalam bentuknya yang masih agak sederhana, narkoba telah lama di konsumsi manusia.
Semakin lama, para pemakai narkoba makin meluas di bagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Jenis-jenis narkoba semakin banyak dan canggih. DI abad mutakhir ini, tampaknya tidak ada negara yang sama sekali terlepas problem narkoba. Selalu saja ada individu dan komunitas pemakai dan pengedar narkoba di suatu negara.

Minggu, 02 Desember 2012

Tujuan Pelestarian Hewan dan Tumbuhan Langka

pelestarian hewan dan tumbuhan merupakan usaha untuk melindungi hewan dan tumbuhan agar tidak punah. Tindakan ini dilakukan agar manusia tetap dapat memanfaatkan hewan dan tumbuhan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kelestarian hewan dan tumbuhan  sangat bermanfaat untuk kelangsungan hidup generasi manusia pada saat ini maupun pada saat yang akan datang.
beberapa upaya pelestarian hewan dan tumbuhan langka sebagai berikut.
1. melakukan penangkaran hewan-hewan langka dan menanam bibit tumbuhan yang sudah langka. Bibit tumbuhan tersebut dapat ditanam dalam program reboisasi untuk mengisi lahan-lahan kosong.
2. mendirikan tempat-tempat perlindungan tumbuhan dan hewan langka. misal suaka margatsatwa, cagar alam, kebun binatang, kebun raya, dan taman nasional. Suaka margasatwa adalah suatu kawasan yang melindungi hewan-hewan langka yang hidup didalam nya. Cagar alam adalah suatu kawasan yang melindungi jenis tumbuhan langka yang hidup didalam nya.Kebun binatang adalah suatu kawasan untuk melestarikan satwa-satwa langka dari berbagai daerah. Kebun raya adalah kawasan untuk melestarikan tumbuh-tumbuhan dari berbagai daerah. Taman nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli yang di gunakan untuk keperluan ilmu pengetahuan. 
Beberap tempat perlindungan beserta jenis tumbuhan dan hewan yang dilindungi sebagai berikut.
a. Suaka margasatwa danau sentarum di Klimantan Barat
   Hewan yang dilindungi antara lain ikan arwana, ikan belida, burung rangkong, buaya muara,dan orang utan.
b. Cagar alam Dr.Moch. Hatta di Sumatra Barat
   Tumbuhan yang dilindungi antara lain Rafflesia, Amorphophallus, dan Eugenia.
c. Kebun binatang Gembira Loka di Yogyakarta
    Hewan yang dilestarikan antara lain Gajah, Unta, kura-kura, dan tapir
d. Kebun Raya Bogor di Bogor
     Tumbuhan yang dilestarikan antara lain berbagai jenis tumbuhan paku dan anggrek, kantong semar
e.  Tman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur
      Tumbuhan yang di lindungi antara lain kayu hitam dan bayur.
      Hewan yang dilindungi yaitu Komodo.
       
         Tujuan pelestarian hewan dan tumbuhan langka sebagai berikut.
 1.  Menjaga keseimbangan ekosistem agar kehidupan di muka bumi ini tetap berjalan dengan baik.
2.   Melestarikan keaneka ragaman hayati yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat.
3.  Memenuhi kebutuhan masyarakat. misal bahan bangunan, makanan, dan obat-obatan.
4.  Menciptakan lingkungan yang nyaman dan mengurangi pencemaran udara dengan adanya berbagai jenis pohon.
5.  Dapat di manfaat kan sebagai tempat hiburan dengan membuat taman rekreasi atau kebun binatang.

Jumat, 16 November 2012

pelestarian permainan rakyat

LOMBA PERMAINAN RAKYAT
TINGKAT SEKOLAH DASAR


            Guna menumbuhkembangkan kecintaan generasi muda  terhadap permainan rakyat, terutama sekali pada tataran anak didik, maka Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Pontianak pada tahun anggaran 2012 menyelenggarakan kegiatan rutin berupa  lomba permainan rakyat tingkat Sekolah Dasar, dengan tema “Membangun Kecintaan Siswa Terhadap Permainan Rakyat Sebagai Sarana Pembentukan Jatidiri dan Karakter Bangsa”. Adapun permainan yang dilombakan adalah Galah Hadang terdiri dari 5 peserta dalam 1 regu, Terompah Panjang terdiri dari 3 peserta dalam 1 regu, Enggrang Bambu terdiri dari 2 peserta dalam 1 regu dan Enggrang Tempurung terdiri dari 2 peserta dalam 1 regu.
            Lomba Permainan Rakyat Tingkat Sekolah Dasar di buka dengan pemukulan gong oleh Kepala Dinas Pendidikan Bapak Drs. H.  Mulyadi, M.Si yang didampingi oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Bapak Ikhsan, S.Sos. Menurut Bapak Drs. H. Mulyadi, M.Si, permainan rakyat yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional  sangat bagus dan diharapkan tahun depan tetap dilaksanakan mengingat permainan rakyat seperti galah hadang, terompah panjang, enggrang bambu dan enggrang tempurung sudah jarang dimainkan sehingga bisa menarik minat para siswa untuk terus mempelajari permainan rakyat yang merupakan warisan budaya kita.  Lomba permainan rakyat diharapkan tidak hanya dilaksanakan tingkat SD tapi juga tingkat SMP dan SMA.
            Untuk permainan galah hadang / galah kepung diikuti oleh 36 peserta, terompah panjang diikuti oleh  33 peserta, enggrang bambu diikuti oleh 30 peserta dan enggrang tempurung diikuti oleh 32 peserta. Perlombaan ini berjalan dengan lancar dan mendapat tanggapan yang bagus dari pihak sekolah yang ikut dalam lomba.
            Perlombaan yang dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 21 – 22 Juni 2012 selain memperoleh piala juga mendapat uang tunai dan sertifikat, adapun juara :
- Galah hadang / galah kepung : Juara I dari SD 19 Pontianak Tenggara
                                            Juara II SD 03 Pontianak Selatan
                                            Juara III SD 32 Pontianak Tenggara
                                            Juara IV SD 34 Pontianak Selatan
                                            Juara V SD 33 Pontianak Barat
                                            Juara VI SD MIN Teladan
- Terompah Panjang : Juara I SD Suster
                              Juara II SD 32 Pontianak Tenggara
                              Juara III SD 17 Pontianak Utara
                              Juara IV SD 66 Pontianak Kota
                              Juara V SD 16 Pontianak Kota
- Enggrang Bambu :  Juara I SD 34 Pontianak Kota
                            Juara II SD 30 Pontianak Selatan
                            Juara III SD 03 Pontianak Kota
                            Juara IV SD 16 Pontianak Kota
                            Juara V SD 66 Pontianak Kota
 - Enggrang Tempurung : Juara I SD 16 Pontianak Kota
                                  Juara II SD 19Pontianak Tenggara
                                  Juara III SD 30 Pontianak Selatan
                                  Juara IV SD 30 Pontianak Utara
                                  Juara V SD 66 Pontianak Kota
             Untuk kedepannya melihat jumlah peserta yang banyak diperlukan persiapan dan waktu yang cukup agar pelaksanaan lomba menjadi lebih baik lagi. Sampai bertemu lagi di perlombaan berikutnya.